TANJUNGPINANG, 15 OKTOBER 2026 — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau, Aludin Andi, S.E., M.M., melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Kamis (15/10/2026).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga, khususnya dalam pertukaran data (sharing data) terkait informasi cuaca, peringatan dini cuaca ekstrem, serta potensi ancaman bencana di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Kedatangan Aludin Andi beserta rombongan diterima langsung oleh Kepala BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, S.T., M.Sc., di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, disertai diskusi mengenai pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap potensi bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Aludin Andi menyampaikan bahwa BPBD dan BMKG memiliki peran yang saling melengkapi dalam upaya penanggulangan bencana. BMKG menyediakan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang menjadi salah satu dasar penting dalam mengantisipasi potensi ancaman, sedangkan BPBD menindaklanjuti informasi tersebut melalui langkah kesiapsiagaan, koordinasi lintas sektor, penyampaian informasi kepada masyarakat, dan penanganan di lapangan sesuai kewenangannya.
Menurutnya, kecepatan memperoleh dan menyampaikan informasi menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko bencana. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme koordinasi yang efektif agar informasi peringatan dini dapat diterima, dipahami, dan ditindaklanjuti secara tepat oleh pihak-pihak terkait.
“Kami ingin memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan BMKG, terutama dalam berbagi data dan informasi cuaca ekstrem serta potensi bencana. Informasi yang cepat dan akurat sangat penting agar BPBD dapat melakukan langkah antisipasi lebih awal, mengoordinasikan kesiapsiagaan, dan menyampaikan peringatan kepada masyarakat. Prinsipnya, semakin cepat kita mengetahui potensi ancaman, semakin besar peluang kita untuk mengurangi risiko dan melindungi masyarakat,” ujar Aludin Andi.
Ia menambahkan, penguatan sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas perencanaan kesiapsiagaan, pemetaan potensi ancaman, penyebarluasan informasi peringatan dini, serta pengambilan keputusan dalam penanggulangan bencana di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.
Sementara itu, Kepala BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasih, menyampaikan ucapan selamat kepada Aludin Andi atas amanah baru sebagai Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepulauan Riau. Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat semakin memperkuat kerja sama dan koordinasi antara BPBD dan BMKG dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Ahmad Kosasih juga menyambut baik upaya BPBD Kepri dalam membangun komunikasi dan sinergi kelembagaan. Menurutnya, informasi cuaca dan peringatan dini akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila ditindaklanjuti melalui koordinasi yang baik, penyampaian informasi yang mudah dipahami, serta kesiapan seluruh unsur terkait.
Kolaborasi BPBD dan BMKG diharapkan dapat mencakup pertukaran informasi secara berkala, koordinasi dalam penyampaian peringatan dini, edukasi kebencanaan kepada masyarakat, serta dukungan data dalam mengidentifikasi potensi ancaman dan menentukan langkah kesiapsiagaan. Dengan demikian, informasi yang tersedia dapat menjadi dasar bagi tindakan antisipatif yang lebih terarah dan terkoordinasi.
Dalam diskusi tersebut, turut mengemuka harapan agar ke depan dapat dibentuk atau diperkuat forum koordinasi bersama yang melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk pemerintah daerah, BMKG, BPBD kabupaten/kota, instansi teknis, unsur TNI/Polri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk berbagi informasi, menyamakan persepsi, memetakan potensi risiko, serta menyusun langkah antisipasi secara terpadu dalam menghadapi cuaca ekstrem dan berbagai potensi bencana di Kepulauan Riau.
Aludin Andi menyambut baik pentingnya koordinasi lintas sektor tersebut. Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilaksanakan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.
Kunjungan ini turut didampingi oleh Kepala Sekretariat BPBD Kepri, Benito Masnura, S.S.; Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Venu Rendra Krisna, S.T., M.Eng.; Kepala Bidang Kedaruratan, PUSDALOPS PB dan Logistik Peralatan, Muhammad Yazid, S.T., M.T.; serta Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Dian Martaries Putra, S.T., M.H.
Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ini, BPBD Provinsi Kepulauan Riau berharap hubungan kelembagaan dengan BMKG semakin erat dan produktif. Sinergi yang kuat, didukung pertukaran data dan informasi yang efektif serta koordinasi lintas sektor, diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan daerah dan memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman bencana.