BATAM, 16 OKTOBER 2026 — Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau, Aludin Andi, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor BPBD Kota Batam, Jumat (16/10/2026), pukul 14.00 WIB. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kantor BPBD Kota Batam, Ruko Orchard Park, Orchard Walk Blok D No. 3, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Batam, Agus Bendri, S.T., didampingi para kepala bidang, perencana ahli muda, dan staf BPBD Kota Batam.
Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah awal Aludin Andi setelah dilantik oleh Gubernur Kepulauan Riau pada Selasa, 13 Oktober 2026. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara BPBD Provinsi Kepri dan BPBD Kota Batam, khususnya dalam pertukaran data (sharing data) kebencanaan, informasi cuaca ekstrem, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Aludin Andi menekankan pentingnya membangun komunikasi yang intensif antara BPBD provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya, pertukaran data yang akurat dan terkini mengenai kejadian bencana, wilayah rawan, potensi cuaca ekstrem, serta ketersediaan personel, logistik, dan peralatan sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan dan mempercepat penanganan bencana.
“Kami ingin memperkuat sinergi antara BPBD Provinsi dan BPBD kabupaten/kota. Koordinasi dan pertukaran data harus berjalan secara berkelanjutan agar kita memiliki pemahaman yang sama terhadap potensi ancaman, kesiapan sumber daya, dan langkah penanganan yang diperlukan. Dengan komunikasi yang baik, respons terhadap bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Aludin Andi.
Ia juga menyampaikan pentingnya percepatan penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) BPBD dengan mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk ketentuan yang disebutkan dalam agenda pembahasan, yaitu Nomor 18 Tahun 2025. Penyesuaian tersebut diharapkan dapat memperjelas pembagian tugas dan fungsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Batam, Agus Bendri, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia memaparkan secara singkat profil kelembagaan, pelaksanaan tugas, serta upaya BPBD Kota Batam dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan dan kesiapsiagaan, penanganan kedaruratan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Diskusi juga membahas pentingnya ketersediaan dan pemutakhiran dokumen perencanaan kebencanaan sebagai dasar pelaksanaan program dan pengambilan keputusan, meliputi:
- Kajian Risiko Bencana (KRB): Mengidentifikasi ancaman, kerentanan, kapasitas, dan tingkat risiko bencana.
- Rencana Penanggulangan Bencana (RPB): Menjadi pedoman pelaksanaan program dan strategi pengurangan risiko bencana.
- Rencana Kontingensi (Renkon): Menyiapkan skenario dan langkah penanganan untuk menghadapi ancaman bencana tertentu.
- Rencana Penanggulangan Kedaruratan Bencana (RPKB): Menjadi acuan dalam mengoordinasikan penanganan kedaruratan secara terpadu.
Kedua pihak menilai bahwa dokumen tersebut perlu disusun dan diperbarui berdasarkan karakteristik risiko wilayah serta diselaraskan dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing daerah.
Pertemuan turut membahas rencana pembentukan Forum Koordinasi Kepala Pelaksana BPBD se-Provinsi Kepulauan Riau. Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi rutin untuk berbagi informasi, menyamakan persepsi, membahas persoalan strategis, serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi kejadian bencana yang memerlukan dukungan lintas daerah.
Aludin Andi berharap forum tersebut dapat ditindaklanjuti secara konkret dan menjadi sarana memperkuat kolaborasi antardaerah. Sementara itu, Agus Bendri berharap koordinasi dengan BPBD Provinsi Kepri semakin intensif, terutama dalam pertukaran data, peningkatan kapasitas sumber daya, dan dukungan penanganan bencana.
Turut mendampingi Kalaksa BPBD Kepri dalam kunjungan tersebut, Kepala Sekretariat Benito Masnura, S.S.; Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Venu Rendra Krisna, S.T., M.Eng.; Kepala Bidang Kedaruratan, PUSDALOPS PB dan Logistik Peralatan Muhammad Yazid, S.T., M.T.; serta Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Dian Martaries Putra, S.T., M.H.
Melalui kunjungan ini, BPBD Provinsi Kepulauan Riau dan BPBD Kota Batam berkomitmen memperkuat koordinasi, menyelaraskan perencanaan, dan meningkatkan kesiapsiagaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan penanggulangan bencana yang lebih efektif, terpadu, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.