TANJUNGPINANG, JUMAT, 23 OKTOBER 2026 — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS PB) BPBD Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat (23/10/2026), pukul 16.30 WIB.
Kedatangan Sekda disambut langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Kepulauan Riau, Aludin Andi, S.E., M.M., didampingi jajaran pejabat BPBD Kepri.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk meninjau kesiapan fasilitas pengendalian operasi penanggulangan bencana sekaligus membahas pelaksanaan program, penguatan kelembagaan, dan peningkatan koordinasi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Kepulauan Riau.
Tinjau Command Center PUSDALOPS BPBD Kepri
Dalam kunjungan tersebut, Sekda meninjau langsung Command Center PUSDALOPS BPBD Kepri, yang berfungsi sebagai pusat pemantauan informasi dan pendukung pengambilan keputusan dalam penanggulangan bencana.
Kalaksa BPBD Kepri menjelaskan bahwa Command Center menyajikan berbagai informasi terkini, antara lain kondisi cuaca, titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla), arah angin, serta informasi kebencanaan lainnya yang menjadi bahan pemantauan dan kewaspadaan dini.
Fasilitas ini beroperasi selama 24 jam setiap hari, dengan dukungan petugas yang bekerja dalam tiga sif untuk memastikan pemantauan informasi dan kesiapsiagaan operasional berlangsung secara berkelanjutan.
Kalaksa juga menjelaskan bahwa fasilitas PUSDALOPS BPBD Kepri tersebut merupakan bantuan dari Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB pada tahun 2025.
Informasi yang dihimpun melalui pemantauan Command Center turut menjadi bahan penyusunan laporan harian yang dibagikan ke grup komunikasi kepala perangkat daerah. Langkah ini bertujuan mendukung penyebarluasan informasi kebencanaan dan meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap perkembangan kondisi cuaca maupun potensi ancaman bencana di wilayah Kepulauan Riau.
Kalaksa Sampaikan Laporan Program dan Penguatan Kelembagaan
Pada kesempatan tersebut, Kalaksa BPBD Kepri juga menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan dan sejumlah agenda strategis organisasi kepada Sekda Provinsi Kepulauan Riau.
Beberapa hal yang dibahas meliputi pelaksanaan program dan kegiatan BPBD Kepri, komposisi pegawai, percepatan penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sesuai ketentuan yang berlaku, serta pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Kepulauan Riau.
Selain itu, disampaikan pula persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Lintas Sektor Antisipasi Puncak Musim Hujan dan Perubahan Iklim serta rencana peresmian PUSDALOPS BPBD Provinsi Kepulauan Riau.
Pembahasan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta memastikan kesiapan BPBD dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kepulauan Riau.
Sekda Apresiasi Kinerja BPBD Kepri
Sekda Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan apresiasi atas kinerja dan berbagai upaya yang telah dilaksanakan BPBD Kepri dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah.
Sekda juga menekankan pentingnya penguatan organisasi, peningkatan kualitas koordinasi, serta pengembangan kerja sama dan kolaborasi lintas sektor dengan seluruh pemangku kepentingan.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran, BPBD diharapkan terus mendorong inovasi, meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya, serta mengoptimalkan fasilitas dan personel yang tersedia agar pelayanan penanggulangan bencana kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.
Penguatan sinergi dengan perangkat daerah, instansi vertikal, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi dan responsif.
BPBD Kepri Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kalaksa BPBD Kepri bersama seluruh jajaran menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja organisasi melalui penguatan koordinasi internal, optimalisasi fungsi PUSDALOPS, pemanfaatan data dan informasi kebencanaan, serta peningkatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
BPBD Kepri juga akan terus mendorong inovasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan, memperkuat kesiapsiagaan sumber daya manusia, serta meningkatkan kualitas penyampaian informasi peringatan dini kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat.
Keberadaan Command Center PUSDALOPS diharapkan semakin mendukung pemantauan potensi ancaman bencana, mempercepat alur informasi, dan menjadi salah satu unsur penting dalam pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan informasi terkini.
Kunjungan Sekda ini diharapkan semakin memperkuat dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas PUSDALOPS dan foto bersama.